Perkembangan Live Streaming dan Munculnya Aplikasi Sugarlive

Perkembangan Live Streaming dan Munculnya Aplikasi Sugarlive – Istilah “siaran langsung” tentu sudah tidak asing lagi. Menonton pertandingan sepakbola di televisi atau internet merupakan contoh mudahnya siaran langsung dinikmati masyarakat. Namun siaran langsung kini tidak hanya menjadi milik stasiun televisi saja. Individu sudah dapat membuat saluran siaran langsung pribadinya melalui media sosial maupun aplikasi. Fungsi internet khususnya media sosial yang dulu hanya untuk berbagi aktivitas kini berkembang termasuk hadirnya kemampuan live reporting yang kini lebih dikenal sebagai live streaming. Berbagai media online, platform media sosial, kalangan politikus, selebritis, hingga yang awam pun perlahan mulai memanfaatkan aplikasi live streaming sebagai penopang eksistensi di media sosial.

Live streaming untuk penggunaan individual sebenarnya sudah mulai muncul di dunia maya sejak tahun 2010. Tujuannya adalah menayangkan rekaman secara langsung sehingga dapat dilihat oleh orag lain saat itu juga (real time). Hanya saja untuk dapat menggunakan layanan ini, awalnya pengguna harus memakai perangkat desktop atau laptop. Saat itu memang tak mudah pula bagi para netizen menerima konten dalam bentuk live streaming. Masalah koneksi hingga jenis perangkat yang digunakan saat itu sering menjadi hambatan, sehingga butuh waktu yang cukup lama bagi pengguna media sosial agar bisa akrab dengan fitur tersebut. Di tengah ketidakjelasan arah live streaming ini seorang anak bangsa menangkap peluang dan membuat aplikasi Sugarlive.

Dengan memungkinkannya live streaming dari smartphone, teknologi ini perlahan mulai diterima masyarakat dan menjadi gaya hidup. Penyedia layanan yang sudah terlebih dulu hadir dan hanya menawarkan fitur di desktop,kini harus go mobile juga. Fenomena live streaming pun semakin membesar setelah teknologi ini ikut diluncurkan oleh beberapa raksasa media sosial seperti Facebook, Twitter dan Instagram. Facebook punya fitur Facebook Live, sedangkan Instagram punya fitur live streaming yang bisa disiarkan langsung dari Stories. Twitter pun tak mau ketinggalan dengan mengintegrasikan suatu aplikasi live stream di linimasa agar pengguna tak perlu lagi repot menggunakannya secara terpisah. Hal ini kemudian yang menggerakkan beberapa orang untuk membuat aplikasi karya anak bangsa yang berkualitas dan menunjang live streaming.

Peran serta para raksasa media sosial untuk terjun ke ranah live streaming merupakan hal yang lumrah. Fungsi media sosial tentunya akan meningkat dua kali lipat karena adanya fitur tersebut. Selain akan memperketat persaingan, adanya fitur live streaming juga dapat menambah value dari keuntungan bisnis suatu perusahaan. Aplikasi Sugarlive menghadirkan fitur live streaming beberapa terinspirasi dari perkembangan teknologi terkini, di saat penetrasi smartphone sudah berkembang dengan pesat serta adopsi teknologi berbasis Long Term Evolution (LTE, atau umumnya disebut 4G) yang sudah cukup diterima masyarakat. Menggunakan layanan live streaming perlahan bukan lagi sebuah perkara yang besar. Stigma masyarakat terhadap rumitnya live streaming juga mulai berubah. Saat ini, pengguna bisa langsung menyiarkan video melalui perangkat mobile semudah menjentikkan jari.

Menjamurnya live streaming sebagai tren di media sosial kini karena adopsi smartphone dan teknologi 4G yang masif. Dulu jika akan melakukan siaran harus menggunakan web cam sehingga rumit. Sekarang, smartphone hadir dengan teknologi yang bagus, kamera depan yang jernih serta ekosistem aplikasi yang mumpuni. Tak hanya semakin mudah, perkembangan aplikasi live streaming saat ini juga semakin canggih sehingga terlihat semakin mengasyikkan. Sugar yang merupakan aplikasi karya anak bangsa memiliki berbagai fitur menarik. Semua orang kini bisa mengikuti live streaming dan menunjukkan bakat yang mereka miliki. Selain itu apresiasi yang diterima nantinya bisa ditukarkan menjadi uang. Sangat menarik tak hanya mengasyikkan tapi juga menguntungkan.